Background
← Kembali ke Blog

8 Jenis Helm Motor dan Fungsinya, dari Full Face hingga Off-Road

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:4 Menit
8 Jenis Helm Motor dan Fungsinya, dari Full Face hingga Off-Road

Setiap jenis helm motor memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan berkendara. Mulai dari full face, retro, hingga modular, kenali ciri dan karakteristiknya..

Ada beberapa jenis helm motor yang bisa Anda temukan di pasaran, mulai dari full face, half face, open face, modular, hingga helm khusus off-road. Masing-masing memiliki desain, cakupan perlindungan, kenyamanan, dan fungsi yang berbeda.

Helm berfungsi sebagai perlengkapan keselamatan untuk membantu melindungi kepala saat berkendara. Karena itu, memilih helm sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan atau harga, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas Anda.

Baca juga: MEMAHAMI SAFETY RIDING DAN PENTINGNYA KESELAMATAN DI JALAN SAAT MENGENDARAI MOTOR

Memahami Fungsi Helm Motor Sebelum Memilihnya

Fungsi utama helm adalah membantu melindungi kepala dari risiko benturan ketika terjadi kecelakaan. Selain itu, helm juga dapat membantu melindungi kepala dan wajah dari angin, debu, hujan, serta benda kecil yang mungkin mengenai pengendara selama perjalanan.

Setiap desain helm memiliki cakupan perlindungan yang berbeda. Jadi, helm untuk perjalanan harian belum tentu memiliki karakteristik yang sama dengan helm untuk touring atau aktivitas off-road.

Jenis Helm Motor yang Umum Digunakan

Berikut beberapa jenis helm yang cukup umum digunakan oleh pengendara motor:

1. Helm Full Face

Helm full face menutupi hampir seluruh bagian kepala, termasuk bagian belakang, sisi kepala, wajah, dan dagu. Desain ini memberikan cakupan perlindungan yang lebih menyeluruh dibandingkan helm dengan bagian wajah terbuka.

Full face banyak digunakan untuk perjalanan jauh, touring, atau berkendara dengan kecepatan tinggi. Desainnya juga umumnya dibuat lebih aerodinamis dan dilengkapi ventilasi serta visor untuk menunjang kenyamanan.

2. Helm Half Face

Helm half face melindungi bagian atas, belakang, dan sisi kepala, tetapi area wajah serta dagu lebih terbuka dibandingkan full face. Jenis ini banyak dipilih untuk penggunaan sehari-hari karena praktis dan relatif nyaman.

Helm half face cocok untuk aktivitas dalam kota dan berbagai jenis motor. Namun, area wajah dan dagu tidak mendapatkan cakupan perlindungan seperti pada helm full face.

3. Helm Open Face

Open face memiliki konsep yang mirip dengan half face karena bagian depan wajah dan dagu lebih terbuka. Perbedaannya dapat terlihat dari desain serta perlengkapan pelindung wajah yang digunakan pada masing-masing model.

Jenis helm ini populer untuk penggunaan harian, skuter, dan motor bergaya klasik. Visor pada model tertentu membantu melindungi mata dari angin, debu, atau serangga.

4. Helm Modular atau Flip-Up

Helm modular merupakan jenis helm yang memiliki bagian tertentu, terutama bagian depan, yang dapat dibuka atau diangkat sesuai desainnya. Karena itu, helm ini menawarkan fleksibilitas antara karakteristik full face dan helm dengan bagian depan yang lebih terbuka.

Modular dapat menjadi pilihan untuk pengendara yang membutuhkan kepraktisan saat touring maupun penggunaan harian. Namun, selalu gunakan sesuai posisi dan mekanisme yang dirancang oleh produsennya.

5. Helm Off-Road atau Cross

Helm off-road atau cross dirancang untuk aktivitas di medan tanah seperti trail dan motocross. Ciri khasnya adalah bagian dagu yang lebih panjang serta adanya peak atau pet di bagian atas.

Helm ini biasanya digunakan bersama goggles dan memiliki ventilasi yang mendukung aktivitas fisik. Desainnya memang ditujukan untuk kebutuhan off-road, sehingga karakteristiknya berbeda dengan helm yang dirancang untuk penggunaan jalan raya.

6. Helm Dual Sport

Dual sport menggabungkan karakteristik helm full face dengan elemen helm off-road. Jenis ini dapat digunakan untuk kebutuhan on-road maupun aktivitas di medan yang lebih menantang.

Pilihan ini menarik bagi pengendara yang membutuhkan satu helm dengan penggunaan lebih fleksibel. Namun, tetap perhatikan spesifikasi helm dan aktivitas yang memang direkomendasikan oleh produsennya.

7. Helm Retro atau Bogo

Helm retro atau bogo memiliki desain klasik yang banyak digunakan pada motor bergaya vintage dan custom. Tampilannya menjadi salah satu daya tarik utama, tetapi faktor keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan.

Jangan hanya memilih berdasarkan desain. Pastikan helm memiliki konstruksi yang baik, ukuran sesuai, dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

8. Smart Helm

Smart helm merupakan helm yang dilengkapi fitur teknologi tambahan, seperti konektivitas Bluetooth, interkom, bantuan suara, atau fitur komunikasi lainnya. Beberapa model juga dapat memiliki fitur tambahan seperti kamera.

Fitur tersebut dapat meningkatkan kepraktisan, terutama bagi pengendara yang sering berkomunikasi atau menggunakan perangkat saat berkendara. Namun, teknologi tambahan tetap sebaiknya menjadi pelengkap, bukan alasan untuk mengabaikan perlindungan.

Siapkan Motor untuk Perjalanan Jauh di TJM Motozone

Berbagai jenis helm motor memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tetapi kesiapan motor juga penting sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Jika Anda berencana touring, servis motor Paket Touring dari TJM Motozone bisa menjadi pilihan untuk membantu memastikan kondisi motor lebih siap digunakan.

Sebelum berangkat, pastikan motor sudah diperiksa dan dirawat sesuai kebutuhannya agar perjalanan lebih nyaman. Booking Paket Touring Anda sekarang dan kunjungi outlet TJM Motozone di Bekasi untuk mempersiapkan motor sebelum perjalanan jauh.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team