Background
← Kembali ke Blog

Cara Mencuci Helm Sendiri yang Benar agar Bersih dan Tidak Bau Apek

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:5 Menit
Cara Mencuci Helm Sendiri yang Benar agar Bersih dan Tidak Bau Apek

Helm dapat mengeluarkan bau apek atau tidak sedap kalau jarang dibersihkan. Simak cara mencuci helm dengan benar, lalu kunjungi TJM Motozone untuk mendapatkan layanan helm spa dan cuci motor premium lewat Paket Nano Ride Wash.

Cara mencuci helm yang benar adalah dengan membersihkan bagian luar, visor, busa interior, tali pengikat, dan ventilasi menggunakan bahan yang sesuai, lalu mengeringkannya secara menyeluruh. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan perlengkapan sederhana tanpa harus selalu menggunakan jasa cuci helm.

Helm yang digunakan setiap hari dapat menumpuk keringat, minyak kulit, debu, dan kotoran. Jika jarang dibersihkan, bagian dalamnya bisa berbau apek dan terasa tidak nyaman saat dipakai. Namun, pencucian juga perlu dilakukan dengan hati-hati agar busa, lapisan pelindung, dan komponen helm tidak rusak.

Baca juga: CARA MENGHILANGKAN BEKAS STIKER DI MOTOR TANPA MERUSAK CAT

Pentingnya Mencuci Helm Secara Rutin

Helm bukan hanya perlu dibersihkan agar terlihat bagus, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan saat berkendara. Keringat dan minyak kulit yang menempel pada busa dapat menimbulkan bau tidak sedap, terutama ketika helm disimpan dalam kondisi lembap.

Debu yang menumpuk pada ventilasi juga bisa menghambat aliran udara. Sementara itu, visor atau kaca helm yang kotor dapat mengganggu pandangan ketika berkendara.

Karena itu, lakukan pembersihan ringan secara berkala dan pencucian menyeluruh sesuai intensitas penggunaan serta petunjuk perawatan dari produsen.

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Sebelum mulai mencuci helm, siapkan perlengkapan berikut agar proses pembersihan lebih mudah.

  • Air bersih dengan suhu sesuai petunjuk produsen.

  • Sabun lembut atau pembersih khusus helm yang sesuai dengan materialnya.

  • Kain mikrofiber bersih untuk membersihkan cangkang dan visor.

  • Spons atau sikat berbulu halus jika diperlukan.

  • Wadah atau ember untuk membersihkan busa yang dapat dilepas.

  • Kain kering untuk menyerap sisa air.

Hindari penggunaan pemutih, deterjen keras, dan pelarut karena bahan tersebut berpotensi merusak permukaan, perekat, atau lapisan pelindung helm.

Cara Mencuci Helm Sendiri di Rumah

Gemini Generated Image bd88skbd88skbd88
Cara Mencuci Helm Sendiri yang Benar agar Bersih dan Tidak Bau Apek

Berikut langkah-langkah mencuci helm agar bersih menyeluruh tanpa mengabaikan kondisi material dan komponen keselamatannya.

1. Lepaskan Busa dan Komponen Helm yang Bisa Dibongkar

Periksa bagian helm yang dirancang untuk dilepas, seperti visor, bantalan pipi, dan busa interior atau padding. Busa interior merupakan bantalan yang bersentuhan langsung dengan kepala dan pipi.

Lepaskan komponen tersebut secara perlahan sesuai petunjuk produsen. Jika ada bagian yang tidak dirancang untuk dibongkar, jangan memaksanya karena pengunci atau komponennya bisa rusak.

2. Bersihkan Bagian Luar atau Cangkang Helm

Cangkang adalah bagian terluar helm yang melindungi kepala dari benturan. Bersihkan debu terlebih dahulu, kemudian gunakan kain mikrofiber yang sedikit dibasahi dan pembersih yang sesuai dengan material cangkang.

Usap permukaannya secara perlahan, termasuk area di sekitar ventilasi. Jangan langsung menggosok permukaan yang masih berdebu karena partikel kotoran dapat menimbulkan goresan.

3. Cuci Busa Helm dengan Lembut

Jika busa dapat dilepas dan produsen mengizinkan pencucian menggunakan air, bersihkan secara terpisah dengan sabun lembut yang sesuai. Ikuti petunjuk mengenai suhu air dan durasi perendaman.

Tekan busa secara perlahan untuk membantu melepaskan kotoran, kemudian bilas hingga tidak ada sisa sabun. Hindari menyikat terlalu keras, memelintir, atau memeras busa dengan kuat karena dapat merusak bentuk dan lapisannya.

4. Bersihkan Bagian Dalam Helm yang Tidak Bisa Dilepas

Untuk helm dengan interior permanen, gunakan kain mikrofiber yang sedikit lembap dan pembersih yang direkomendasikan produsen. Usap bagian dahi, bantalan pipi, serta area yang sering terkena keringat.

Jangan merendam seluruh helm atau membasahi bagian dalam secara berlebihan. Lapisan EPS, yaitu lapisan penyerap energi benturan di bawah cangkang, perlu dijaga agar tidak terpapar bahan kimia atau perlakuan yang tidak sesuai.

5. Bersihkan Visor, Ventilasi, dan Tali Pengikat

Visor adalah kaca helm yang membantu melindungi mata dan wajah dari angin, debu, serta serangga. Bersihkan menggunakan kain mikrofiber bersih dan cairan yang aman untuk material serta lapisan visornya.

Untuk ventilasi, gunakan sikat berbulu halus atau kain lembut guna mengangkat debu di sela-sela lubang udara. Sementara itu, tali pengikat dapat dibersihkan menggunakan kain lembap dan sabun yang sesuai.

Pastikan tidak ada kotoran yang tertinggal pada mekanisme pengunci. Hindari menyikat visor dengan kasar atau menggunakan bahan kimia yang dapat merusak lapisan antikabut dan ant gores.

Baca juga: 5 CARA MENGHILANGKAN LECET DI MOTOR: TIPS MEMBUAT BODI MOTOR KEMBALI MULUS

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Helm

Bau apek biasanya berkaitan dengan penumpukan keringat, kotoran, atau kelembapan yang tertahan di bagian dalam helm. Oleh karena itu, cara mengatasinya bukan sekadar menyemprotkan parfum.

Bersihkan bagian yang menjadi sumber bau menggunakan metode yang sesuai dengan materialnya. Jika busa dapat dilepas, cuci sesuai petunjuk produsen. Jika tidak, gunakan pembersih yang aman untuk interior permanen.

Setelah itu, pastikan helm mendapat sirkulasi udara yang baik sampai benar-benar kering. Jika bau tetap muncul setelah dibersihkan, periksa kemungkinan adanya kotoran yang tertinggal atau busa yang sudah rusak dan perlu diganti.

Tips Mengeringkan Helm agar Tidak Lembap dan Bau

Pengeringan merupakan bagian penting dalam proses mencuci helm. Interior yang masih lembap dapat menimbulkan bau tidak sedap dan membuat helm kurang nyaman digunakan. Agar hasil pencucian maksimal, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Gunakan kain bersih untuk menyerap air pada permukaan komponen helm yang telah dicuci.

  2. Letakkan busa dan komponen yang dapat dilepas di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik.

  3. Buka ventilasi jika memungkinkan agar udara mengalir ke bagian dalam helm.

  4. Pastikan seluruh komponen benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

  5. Pasang busa dan visor sesuai posisi semula, kemudian periksa pengunci serta mekanismenya.

Hindari pengering bersuhu tinggi dan paparan panas berlebihan, termasuk penjemuran langsung di bawah terik matahari. Jika ingin helm lebih wangi, gunakan pewangi khusus untuk menghilangkan sumber kotoran dan bau.

Buat Motor dan Helm Anda Lebih Bersih dengan Perawatan yang Tepat

Menjaga motor serta aksesorisnya tetap bersih tidak cukup dengan hanya mencucinya saja, tetapi terkadang juga perlu perawatan lebih agar kebersihan dan tampilannya lebih maksimal. Untungnya, TJM Motozone hadir dengan layanan cuci motor premium melalui Paket Nano Ride Wash, yang siap menangani pencucian dengan sampo Nano Shield, sealant dengan efek daun talasnya, serta pengeringan yang dilakukan menggunakan microfiber dan blower.

Selain itu, di bengkel motor spesialis ini tersedia juga layanan helm spa/wash untuk membantu menjaga kebersihan helm agar lebih nyaman digunakan saat berkendara. Menarik bukan? Tunggu apa lagi, booking paket servisnya melalui WhatsApp resmi kami sekarang juga atau langsung kunjungi TJM Motozone di Pusat Otomotif Sentra Harapan (POSH), Blok A No.3, Pejuang, Medan Satria, Bekasi.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team