Background
← Kembali ke Blog

5 Penyebab Motor Matic Gredek saat Tarikan Awal dan Cara Mengatasinya

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:5 Menit
5 Penyebab Motor Matic Gredek saat Tarikan Awal dan Cara Mengatasinya

Penyebab motor matic gredek bisa berasal dari kampas ganda, roller, hingga V-belt. Kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Motor matic yang terasa bergetar atau mengeluarkan bunyi kasar saat mulai berjalan tentu membuat pengalaman berkendara menjadi kurang nyaman. Penyebab motor matic gredek umumnya berasal dari sistem CVT (Continuously Variable Transmission), terutama ketika komponen di dalamnya mulai kotor, aus, atau tidak bekerja secara optimal. Jika dibiarkan, gejala ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mempercepat kerusakan komponen lainnya.

Gredek biasanya muncul saat tarikan awal atau ketika motor melaju pada kecepatan rendah. Getaran tersebut bahkan dapat merambat hingga ke setang kemudi. Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya dapat diatasi melalui pemeriksaan dan servis CVT secara berkala.

Penyebab Motor Matic Gredek yang Paling Sering Terjadi

Sistem CVT terdiri dari beberapa komponen yang bekerja saling mendukung untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang. Ketika salah satu komponen mengalami masalah, proses perpindahan tenaga menjadi tidak mulus sehingga muncul getaran atau bunyi gredek.

1. Kampas Ganda Kotor, Aus, atau Mengkilap

Kampas ganda berfungsi meneruskan putaran mesin ke roda belakang. Seiring pemakaian, debu hasil gesekan akan menumpuk di permukaan kampas maupun mangkok kampas ganda.

Selain itu, panas berlebih dapat membuat permukaan kampas menjadi licin atau mengkilap (glazing), sehingga daya cengkeramnya berkurang. Akibatnya, kampas mengalami slip saat tarikan awal dan menimbulkan getaran yang khas.

Solusinya adalah membersihkan kampas ganda, mengamplas permukaannya bila masih layak, atau menggantinya jika sudah aus.

2. Clutch Housing (Mangkok Kampas Ganda) Kotor atau Aus

Mangkok kampas ganda atau clutch housing menjadi tempat kampas mencengkeram ketika motor mulai bergerak. Jika permukaannya dipenuhi debu, bergelombang akibat panas, atau sudah aus, cengkeraman kampas menjadi tidak sempurna.

Gejala yang muncul biasanya berupa bunyi gredek, getaran saat mulai berjalan, dan akselerasi yang terasa kurang halus. Pemeriksaan rutin dapat membantu mengetahui apakah clutch housing masih layak digunakan atau sudah perlu diganti.

3. Roller CVT Peyang atau Rumah Roller Aus

Roller CVT berperan mengatur perubahan rasio transmisi secara otomatis. Roller yang sudah peyang atau memiliki permukaan tidak lagi bulat sempurna akan menghambat pergerakan variator.

Akibatnya, perpindahan rasio menjadi tidak stabil sehingga motor terasa tersendat ketika berakselerasi. Dalam beberapa kasus, rumah roller yang aus juga dapat memperparah gejala gredek dan menurunkan performa CVT.

4. V-Belt Mengeras, Retak, atau Getas

V-belt merupakan komponen penting yang menghubungkan puli depan dan puli belakang. Seiring usia pemakaian, material karet akan kehilangan elastisitas akibat panas dan gesekan.

V-belt yang mulai retak atau mengeras tidak mampu bekerja secara optimal sehingga memicu getaran saat motor mulai bergerak. Oleh karena itu, penggantian V-belt sesuai interval servis sangat disarankan agar performa CVT tetap maksimal.

5. Seal Kruk As Bocor Hingga Oli Masuk ke CVT

Ini merupakan salah satu penyebab yang cukup serius. Seal kruk as yang bocor memungkinkan oli mesin merembes ke dalam ruang CVT.

Campuran oli dan debu membuat kampas ganda menjadi licin sehingga kehilangan daya cengkeram. Selain menyebabkan gredek semakin parah, kondisi ini juga dapat mempercepat keausan komponen CVT lainnya. Jika ditemukan rembesan oli di area CVT, sebaiknya segera dilakukan perbaikan.

Penyebab Lain yang Tidak Boleh Diabaikan

Selain lima penyebab utama di atas, terdapat beberapa faktor lain yang juga dapat memicu motor matic terasa gredek, di antaranya:

  • Per CVT yang mulai melemah sehingga tekanan pulley berkurang.

  • Rubber clutch damper mengeras sehingga kampas ganda menjadi goyang.

  • Grease pulley mengering atau bocor sehingga pergerakan pulley tidak lagi halus.

  • Filter udara yang sangat kotor sehingga tenaga mesin terasa tersendat.

  • Busi yang sudah aus atau kotor sehingga pembakaran menjadi kurang sempurna.

Karena gejalanya sering kali mirip, pemeriksaan menyeluruh pada sistem CVT menjadi langkah terbaik sebelum mengganti komponen tertentu.

Baca juga: 5 Gejala Motor Matic Gredek yang Jangan Diabaikan dan Kapan Service CVT Perlu Dilakukan

Cara Mengatasi dan Tips Mencegah Motor Matic Gredek

Motor matic yang mengalami gredek tidak selalu membutuhkan penggantian banyak komponen. Pada banyak kasus, masalah ini dapat diatasi dengan melakukan servis CVT secara menyeluruh untuk membersihkan kotoran sekaligus memeriksa kondisi setiap komponen yang bekerja di dalam sistem transmisi.

Di TJM Motozone, servis CVT dilakukan secara menyeluruh melalui beberapa tahapan, mulai dari deep cleaning menggunakan cairan pembersih khusus untuk menghilangkan debu dan kerak pada seluruh komponen CVT, dilanjutkan dengan pemeriksaan detail terhadap kondisi V-belt, roller, kampas ganda, clutch housing, slider, hingga seal kruk as. Selain melakukan servis saat muncul gejala gredek, perawatan rutin juga penting untuk mencegah masalah yang sama terjadi di kemudian hari. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

  • Servis CVT secara berkala sesuai jadwal perawatan.

  • Ganti V-belt dan roller sesuai interval yang direkomendasikan pabrikan.

  • Hindari kebiasaan membuka gas secara mendadak, terutama saat motor baru mulai berjalan.

  • Bersihkan area CVT jika motor sering digunakan di jalan yang berdebu atau berlumpur.

  • Segera perbaiki kebocoran oli di sekitar mesin atau seal kruk as agar oli tidak masuk ke ruang CVT dan menyebabkan kampas ganda selip.

Dengan perawatan yang rutin dan servis CVT yang tepat, performa motor matic akan tetap responsif, tarikan awal lebih halus, serta usia pakai komponen CVT menjadi lebih panjang.

Saatnya Atasi Motor Matic Gredek Sebelum Makin Parah

Penyebab motor matic gredek umumnya berasal dari komponen CVT seperti kampas ganda yang kotor atau aus, clutch housing bermasalah, roller peyang, V-belt yang mulai getas, hingga kebocoran seal kruk as. Dengan melakukan pemeriksaan dan servis CVT secara rutin, sebagian besar masalah tersebut dapat diatasi sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Jika motor Anda mulai terasa gredek saat tarikan awal, jangan menunggu hingga kerusakannya semakin parah. Percayakan servis CVT motor bekasi kepada teknisi berpengalaman di TJM Motozone dan nikmati proses servis yang lebih cepat sehingga motor Anda dapat kembali optimal.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team