Background
← Kembali ke Blog

Daftar Kode Bearing Roda Semua Motor dan Cara Membacanya dengan Mudah

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:5 Menit
Daftar Kode Bearing Roda Semua Motor dan Cara Membacanya dengan Mudah

Cek kode bearing roda semua motor, lengkap dengan daftar ukuran bearing depan dan belakang serta cara membaca kodenya agar tidak salah memilih bearing pengganti.

Kode bearing roda semua motor tidak memiliki satu ukuran yang berlaku untuk setiap kendaraan. Kode tersebut dapat berbeda berdasarkan model, generasi, varian, posisi roda, hingga konstruksi hub roda yang digunakan. Oleh karena itu, mengetahui kode dan ukuran bearing penting agar Anda tidak salah membeli komponen pengganti.

Bearing atau laher merupakan bantalan yang membantu roda berputar dengan lancar sekaligus mengurangi gesekan antara komponen yang bergerak. Berikut referensi kode bearing motor yang umum digunakan, cara membaca kodenya, serta langkah memastikan ukurannya sebelum membeli.

Baca juga: CIRI-CIRI BEARING RODA DEPAN MOTOR RUSAK, KENALI SEMUA PENYEBABNYA

Memahami Kode Bearing dan Spesifikasinya

Kode bearing adalah kombinasi angka dan huruf yang digunakan untuk menunjukkan tipe serta spesifikasi tertentu dari bearing. Salah satu contoh yang umum dijumpai adalah 6203.

Angka pada kode tersebut berkaitan dengan seri dan ukuran bearing, termasuk diameter lubang bagian dalam. Namun, kode saja tidak selalu cukup untuk memastikan kecocokan karena spesifikasi lengkap juga dapat mencakup diameter luar, lebar bearing, jenis seal, dan clearance.

Untuk roda motor, kecocokan bearing perlu disesuaikan dengan posisi pemasangannya. Bearing roda depan belum tentu sama dengan bearing roda belakang, bahkan satu model motor dapat menggunakan lebih dari satu kode.

Cara Membaca Kode dan Ukuran Bearing Motor

Secara umum, ukuran bearing dapat dipahami dari tiga dimensi utama, yaitu diameter dalam, diameter luar, dan lebar. Diameter dalam adalah lubang tempat as roda masuk, sedangkan diameter luar merupakan ukuran bagian bearing yang masuk ke dudukan atau hub. Lebar menunjukkan ketebalan bearing.

Sebagai contoh, pada bearing dengan kode 6203, dua angka terakhir yaitu 03 merupakan kode bore. Untuk kode 04 dan seterusnya, angka tersebut umumnya dikalikan lima untuk mendapatkan diameter dalam dalam milimeter.

Beberapa kode bore yang umum antara lain:

Kode akhir

Diameter dalam

00

10 mm

01

12 mm

02

15 mm

03

17 mm

04

20 mm

05

25 mm

Jadi, 6203 memiliki diameter dalam 17 mm. Sementara itu, 6201 memiliki diameter dalam 12 mm.

Perlu diperhatikan bahwa diameter dalam bukan satu-satunya ukuran yang menentukan kecocokan. Diameter luar, lebar, desain seal, serta spesifikasi aplikasi juga harus sesuai.

Daftar Kode Bearing Roda Semua Motor

Berikut daftar referensi untuk beberapa motor yang umum ditemui. Data ini bukan daftar literal seluruh motor yang pernah diproduksi. Perbedaan tahun, generasi, dan varian dapat membuat spesifikasinya berbeda, sehingga tetap lakukan verifikasi sebelum membeli.

Honda

Model motor

Posisi

Kode bearing

Honda Beat

Depan

6201

Honda Vario 110

Depan

6201

Honda Vario 125

Depan

6201

Honda Scoopy

Depan

6201

Honda Supra X 125

Depan

6301

Honda CB150R

Depan

6301

Honda CBR150R

Depan

6301

Honda CB150R

Belakang

6302

Honda CBR150R

Belakang

6302

Honda Supra X 125

Belakang

6301

Yamaha

Model motor

Posisi

Kode bearing

Yamaha Mio

Depan

6300

Yamaha Mio J

Depan

6300

Yamaha Jupiter Z

Depan

6300

Yamaha Vega R

Depan

6300

Yamaha Vixion

Depan

6201-2RS

Yamaha Byson

Depan

6301

Yamaha R15

Belakang

6202

Yamaha Vixion

Belakang

6202

Yamaha Byson

Belakang

6202

Yamaha Jupiter Z

Belakang

6301

Yamaha Vega R

Belakang

6301

Kawasaki

Model motor

Posisi

Kode bearing

Kawasaki Ninja 250R

Depan

6202

Kawasaki Ninja 150R

Depan

6202

Kawasaki KLX

Depan

6202

Kawasaki D-Tracker

Depan

6202

Kawasaki Kaze

Depan

6300

Kawasaki ZX130

Depan

6300

Kawasaki Ninja 250R

Belakang

6203

Kawasaki Ninja 150R

Belakang

6202-6302

Kawasaki KLX

Belakang

6202-6302

Kawasaki D-Tracker

Belakang

6202-6302

Suzuki

Model motor

Posisi

Kode bearing

Suzuki Nex

Depan

6300

Suzuki Skywave

Depan

6300

Suzuki Smash

Depan

6300

Suzuki Satria F150

Depan

6301

Suzuki Satria FXR

Depan

6301

Suzuki Thunder 125

Depan

6301

Suzuki Satria F150

Belakang

6201

Suzuki Smash

Belakang

6201

Suzuki Shogun 125

Belakang

6201-6300

Suzuki Thunder 125

Belakang

6301

Suzuki Thunder 250

Belakang

6202-6302

Perbedaan Bearing Roda Depan dan Belakang

Bearing roda depan dan belakang dapat memiliki kode berbeda karena beban dan konstruksi kedua bagian tersebut tidak sama. Roda belakang juga berkaitan dengan sistem penggerak dan desain hub tertentu, sehingga membutuhkan spesifikasi bearing yang sesuai.

Bahkan pada beberapa motor, satu roda dapat menggunakan lebih dari satu ukuran bearing. Karena itu, jangan menentukan bearing hanya berdasarkan merek atau kapasitas mesin motor.

Cara Memastikan Bearing Sesuai Sebelum Membeli

Agar tidak salah memilih bearing motor, kami menyarankan Anda melakukan beberapa pengecekan berikut:

  • Periksa kode pada bearing lama. Kode seperti 6201, 6202, atau 6301 dapat menjadi petunjuk awal.

  • Cocokkan diameter dalam, diameter luar, dan lebar. Jangan hanya mengandalkan satu ukuran.

  • Periksa part number atau katalog suku cadang. Ini lebih aman terutama untuk motor dengan beberapa generasi.

  • Cek buku manual atau referensi resmi kendaraan. Gunakan informasi yang sesuai dengan tahun dan varian motor.

  • Perhatikan kode tambahan. Misalnya 2RS dan ZZ menunjukkan jenis perlindungan yang berbeda.

  • Jika kode sudah tidak terbaca, lakukan pengukuran atau konsultasikan dengan teknisi.

Bearing lama juga tidak selalu bisa dijadikan patokan mutlak karena komponen tersebut mungkin pernah diganti dengan ukuran yang tidak sesuai sebelumnya.

Periksa Bearing Roda Jika Gejala Ini Muncul

Bearing yang mulai bermasalah biasanya dapat menunjukkan beberapa gejala, seperti suara kasar atau dengung dari roda, roda terasa oblak, putaran terasa tidak lancar, atau muncul getaran yang tidak normal.

Gejala tersebut tidak selalu berarti bearing sebagai penyebab utama. Komponen lain pada roda dan sistem pengereman juga dapat menimbulkan keluhan serupa, sehingga pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Riding Lebih Nyaman dengan Service Kaki-Kaki Motor

Kode bearing roda semua motor memang berbeda tergantung model, posisi, dan spesifikasinya, tetapi kondisi bearing dan shockbreaker sama-sama berpengaruh pada kenyamanan serta kestabilan handling motor. Jika shock depan terasa jedug, bocor oli, terlalu keras, atau handling mulai terasa kurang stabil, Anda bisa melakukan service shockbreaker motor melalui Paket Service Kaki-Kaki TJM Motozone Bekasi yang melayani pemeriksaan kaki-kaki, pengecekan bearing roda, serta rebuild dan setting suspensi sesuai kebutuhan sepeda motor.

Jangan tunggu handling semakin mengganggu kenyamanan berkendara, booking servisnya sekarang lalu kunjungi bengkel motor kami di Harapan Indah, Bekasi untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan lengkap pada bagian kaki-kaki motor Anda.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team