Background
← Kembali ke Blog

4 Penyebab Engkol Motor Keras dan Cara Memperbaikinya

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:4 Menit
4 Penyebab Engkol Motor Keras dan Cara Memperbaikinya

Engkol motor keras bikin sulit menyalakan motor? Kenali penyebab dan cara mengatasinya agar performa tetap optimal. Baca panduan lengkapnya sekarang!

Engkol motor keras saat diinjak bisa membuat Anda kesulitan menyalakan mesin, terutama ketika electric starter sedang bermasalah. Kondisi ini tidak selalu disebabkan satu komponen, karena bisa berkaitan dengan mekanisme kick starter, pelumasan, kompresi mesin, hingga bagian internal engine motor.

Kick starter sendiri berfungsi memutar mesin secara manual melalui tekanan pada tuas engkol. Jika gerakannya tiba-tiba jauh lebih berat, seret, atau bahkan terkunci, sebaiknya jangan langsung memaksanya. Kami akan membahas penyebab, pengecekan awal, serta solusi yang tepat agar Anda dapat menentukan kapan motor masih bisa ditangani dan kapan perlu dibawa ke bengkel.

Baca juga: Tarikan Motor Matic Berat? Bisa Jadi Tanda Masalah Ini, Kenali Solusinya

Apa yang Dimaksud dengan Engkol Motor Keras?

Setiap motor memang membutuhkan tenaga tertentu saat kick starter diinjak karena mekanisme tersebut harus memutar mesin. Namun, Anda perlu waspada jika engkol yang biasanya ringan mendadak terasa sangat berat atau tidak bisa bergerak seperti biasa.

Perubahan tersebut dapat menjadi gejala kerusakan. Apalagi jika disertai suara aneh, mesin sulit menyala, tuas tidak kembali dengan normal, atau mesin terasa berat ketika diputar. Diagnosa kerusakan yang akurat tetap membutuhkan pemeriksaan langsung.

Penyebab Engkol Motor Keras yang Perlu Diketahui

artem-beliaikin-T5TP 8YzDWQ-unsplash
4 Penyebab Engkol Motor Keras dan Cara Memperbaikinya

1. Mekanisme Kick Starter Kotor atau Macet

Pada motor matic, mekanisme kick starter berada di area CVT. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat mengganggu pergerakan gir, pinion, atau per stopper sehingga engkol terasa seret.

Kondisi ini lebih mudah terjadi jika motor jarang mendapatkan perawatan berkala atau area CVT sudah lama tidak dibersihkan.

2. Kurang Pelumasan atau Komponen Berkarat

Gesekan pada mekanisme starter dapat meningkat ketika komponen tidak mendapatkan pelumasan yang sesuai. Karat pada per stopper dan gir juga dapat membuat pergerakannya menjadi berat.

Perawatan bukan berarti memberikan oli atau grease ke semua bagian secara sembarangan. Jenis pelumas dan titik pelumasan harus sesuai dengan komponen yang ditangani.

3. Kompresi Mesin Terasa Berat atau Tidak Normal

Kick starter bekerja dengan memutar mesin dan menghadapi tekanan kompresi di dalam ruang pembakaran. Karena itu, engkol memang dapat terasa lebih berat ketika melewati langkah kompresi.

Namun, jika tekanannya tiba-tiba jauh berbeda dari biasanya, pemeriksaan kompresi perlu dilakukan. Masalah pada klep, piston motor, atau ruang bakar dapat memengaruhi kondisi tersebut.

4. Gangguan pada Bagian Internal Mesin

Piston, crankshaft, dan komponen internal lainnya memiliki peran penting dalam perputaran mesin. Kerusakan atau gesekan berlebihan pada bagian tersebut dapat membuat mesin terasa berat saat diputar menggunakan starter kaki.

Jika engkol seperti terkunci, jangan terus diinjak dengan tenaga besar. Kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan mekanik agar sumber masalah tidak semakin parah.

Komponen Apa Saja yang Perlu Diperiksa?

Pengecekan awal dapat dimulai dari komponen yang paling mudah diamati, kemudian dilanjutkan ke bagian mesin jika diperlukan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Tuas dan poros kick starter.

  • Per stopper serta gir penghubung.

  • Komponen CVT pada motor matic.

  • Kondisi oli mesin motor dan levelnya.

  • Kondisi piston dan sistem kompresi jika terdapat indikasi masalah internal.

  • Suara mesin saat engkol digerakkan.

Perhatikan juga gejala lain seperti mesin sulit menyala, muncul bunyi kasar, vibrasi tidak biasa, atau kick starter tidak kembali ke posisi semula.

Cara Mengatasi Engkol Motor Keras Berdasarkan Penyebabnya

Jika masalah berasal dari mekanisme kick starter yang kotor, area tersebut perlu dibongkar dan dibersihkan dengan benar. Pada motor matic, cover CVT dapat dilepas untuk membersihkan debu yang mengganggu gir dan mekanisme starter.

Setelah bersih, komponen yang memang membutuhkan pelumasan dapat diberikan grease sesuai kebutuhan. Jika terdapat karat atau komponen sudah aus, penggantian suku cadang mungkin diperlukan.

Untuk masalah oli, lakukan cek mesin motor dan pastikan volumenya cukup serta menggunakan spesifikasi yang sesuai. Sementara itu, masalah kompresi atau bagian internal mesin sebaiknya diperiksa menggunakan alat yang tepat dan dikerjakan mekanik.

Periksa Segera Jika Engkol Motor Keras Disertai Gejala Ini

Segera kunjungi bengkel motor jika engkol tidak bisa diinjak sama sekali, terasa seperti terkunci, atau muncul suara abnormal saat digunakan. Pemeriksaan juga diperlukan ketika masalah tetap muncul setelah mekanisme starter dibersihkan.

Jangan menunda jika kondisi disertai mesin sulit menyala, oli berkurang secara tidak wajar, suara mesin berubah, atau terdapat gejala kerusakan lainnya. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu mencegah kerusakan berkembang menjadi pekerjaan yang lebih besar seperti overhaul motor.

Saatnya Periksa CVT Motor Anda

Jika engkol motor keras terasa berkaitan dengan mekanisme CVT yang kotor atau kurang optimal, Anda bisa mempertimbangkan service CVT di TJM Motozone. Layanannya termasuk pembersihan area CVT dan grease ulang, pengecekan roller & V-Belt, tune up mesin, ganti oli mesin, serta reset ECU sesuai kebutuhan motor.

Tidak perlu menunggu tarikan motor berat, gredek, atau bunyi kasar dari CVT semakin mengganggu kenyamanan berkendara. Booking sekarang dan biarkan mekanik TJM Motozone Bekasi memeriksa kondisi motor Anda.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team