Seal shock depan punya peran penting untuk menjaga oli tetap berada di dalam tabung shock sekaligus mencegah debu dan kotoran masuk ke sistem suspensi. Oleh karena itu, saat seal mulai bocor, Anda tidak cukup hanya mencari seal berdasarkan merek motor. Ukurannya juga harus sesuai dengan spesifikasi shock yang digunakan.
Pada artikel ini, kami membahas daftar ukuran seal shock depan motor dari berbagai model Honda, Yamaha, dan Suzuki yang umum digunakan. Kami juga akan menjelaskan cara membaca ukuran seal, tanda seal perlu diganti, serta cara memastikan produk yang dibeli benar-benar sesuai.
Fungsi Seal Shock Depan pada Motor

Seal shock atau oil seal berada di bagian dalam tabung shock depan. Komponen ini bekerja bersama dust seal untuk menjaga sistem suspensi tetap terlindungi.
Oil seal membantu menahan oli shock agar tidak keluar melalui celah antara as shock dan tabung. Sementara itu, dust seal membantu menghalangi debu, air, dan kotoran agar tidak mudah masuk.
Jika seal sudah rusak, biasanya muncul rembesan oli pada bagian as atau tabung shock. Jika dibiarkan, volume oli bisa berkurang dan kerja suspensi depan menjadi kurang optimal.
Baca juga: PERBEDAAN SHOCKBREAKER TABUNG DAN BIASA YANG PERLU ANDA PAHAMI
Cara Membaca Ukuran Seal Shock Depan
Ukuran seal shock umumnya ditulis dalam format diameter dalam × diameter luar × tinggi, misalnya 30 × 40,5 × 10,5 mm.
Artinya, terdapat tiga ukuran yang perlu diperhatikan:
Diameter dalam, menyesuaikan bagian as shock.
Diameter luar, menyesuaikan dudukan seal pada tabung shock.
Tinggi atau ketebalan seal, menentukan kesesuaian seal dengan ruang pemasangannya.
Jadi, jangan memilih seal hanya karena diameter as shock terlihat sama. Dua motor bisa saja mempunyai diameter as yang sama, tetapi membutuhkan seal dengan ukuran luar atau tinggi yang berbeda.
Daftar Ukuran Seal Shock Depan Motor
Berikut beberapa ukuran seal shock depan berdasarkan data model motor yang tersedia. Angka ditulis dalam satuan milimeter dan sebaiknya tetap diverifikasi berdasarkan tahun, varian, serta kode part kendaraan.
Honda
Jenis Motor | Model | Ukuran Seal |
Matic | Beat, Beat Street, Genio, Scoopy, Spacy, Vario 110, Vario 125 | 26 × 37 × 10,5 |
Matic | ADV 150 | 31 × 43 × 10,5 |
Matic | PCX 150, PCX 160, PCX Hybrid | 31 × 43 × 10,5 |
Matic | Vario 160 | 31 × 43 × 10,5 |
Bebek | Blade, Grand, Kirana, Legenda, Revo, Revo Absolute 110, Sonic 150R, Supra Fit, Supra X, Supra X125 | 26 × 37 × 10,5 |
Sport | CB100 | 27 × 39 × 10,5 |
Sport | CB150R StreetFire, Verza, CBR150R, GL Pro | 31 × 43 × 10,5 |
Sport | CBR150R USD, CBR250RR, CRF150 | 37 × 50 × 11 |
Sport | GL100 | 27 × 39 × 10,5 |
Dari daftar tersebut terlihat bahwa satu ukuran dapat digunakan pada beberapa jenis motor, tetapi bukan berarti semua motor Honda menggunakan seal yang sama.
Yamaha
Jenis Motor | Model | Ukuran Seal |
Matic | Aerox, Fino 115/125, FreeGo, Lexi, Mio GT, Mio J, Mio M3, Mio S, Mio Sporty, Mio Z, Soul GT, X-Ride 115/125, Xeon | 26 × 37 × 10,5 |
Matic | NMax | 30 × 40,5 × 10,5 |
Matic | XMax | 33 × 45 × 10,5 |
Bebek | Crypton, Jupiter, Jupiter MX 135/150, Jupiter Z, Jupiter Z1, MX King, Vega Force, Vega R, Vega ZR | 26 × 37 × 10,5 |
Sport | Byson | 41 × 53 × 10,5 |
Sport | MT-15, MT-25 USD, Xabre, R15 V3 | 37 × 49,1 × 10,5 |
Sport | MT-25 V1, R25, WR155R, XSR155 | 41 × 53 × 10,5 |
Sport | R15 V2, Scorpio, Vixion | 33 × 45 × 10,5 |
Sport | RX King, RX S | 30 × 40,5 × 10,5 |
Suzuki
Jenis Motor | Model | Ukuran Seal |
Matic | Address, Address FI, NEX Crossover, NEX II, Skydrive, Skywave, Spin | 26 × 37 × 10,5 |
Bebek | New Shogun 125, Satria F150, F150 FI, Shogun 125, Smash, Smash FI, Titan | 26 × 37 × 10,5 |
Bebek | Satria 125 2T, Shogun 110 | 27 × 39 × 10,5 |
Sport | GSX-R150, GSX-R250, GSX-S150 | 31 × 43 × 10,5 |
Sport | Thunder 125 | 30 × 40,5 × 10,5 |
Data di atas dapat menjadi referensi awal ketika mencari seal motor, tetapi tetap jangan langsung menjadikannya patokan mutlak untuk semua unit dengan nama model yang sama.
Tanda Seal Shock Depan Motor Sudah Perlu Diganti
Seal yang sudah aus biasanya memberikan tanda yang cukup mudah dikenali. Salah satunya adalah munculnya oli pada permukaan as shock atau bagian luar tabung.
Perhatikan juga jika terdapat debu atau kotoran yang menempel pada area yang berminyak. Kondisi tersebut bisa menunjukkan adanya kebocoran oli.
Suspensi depan yang mulai terasa berbeda, muncul suara tidak normal, atau kinerja shock menurun juga perlu diperiksa. Namun, gejala tersebut tidak selalu disebabkan seal saja sehingga pemeriksaan komponen shock secara keseluruhan tetap diperlukan.
Shockbreaker Aman, Riding Pun Lebih Nyaman
Kalau shock depan mulai jedug, terasa terlalu keras, atau muncul rembesan oli, Anda bisa mempercayakan service shockbreaker motor dari bengkel motor TJM Motozone. Kami membantu menangani masalah shockbreaker depan maupun belakang, mulai dari penggantian seal dan oli hingga pengecekan serta setting rebound agar suspensi kembali nyaman dan stabil sesuai kebutuhan riding Anda.
Tidak perlu menunggu sampai handling motor semakin bermasalah. Booking servicenya sekarang lalu langsung kunjungi bengkel TJM Motozone di Harapan Indah Bekasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan shockbreaker dari mekanik berpengalaman.
