Setiap motor Yamaha memiliki ukuran gear set yang berbeda, tergantung model, generasi, dan spesifikasinya. Daftar ukuran gear set motor Yamaha berikut dapat menjadi acuan untuk mengetahui ukuran gear depan, gear belakang, serta rantai sebelum membeli atau mengganti komponennya.
Baca juga: JANGAN SAMPAI SALAH MENYAMBUNG! KENALI WARNA KABEL MOTOR YAMAHA DAN FUNGSINYA
Kenali Komponen dalam Gear Set Motor
Gear set merupakan satu set komponen pemindah tenaga yang umumnya terdiri dari gear depan, gear belakang, dan rantai. Gear depan terhubung dengan poros transmisi, sedangkan gear belakang meneruskan putaran ke roda melalui rantai.
Jumlah mata pada kedua gear menentukan rasio final drive. Oleh karena itu, ukuran gear tidak bisa disamakan pada semua motor Yamaha.
Daftar Ukuran Gear Set Motor Yamaha
Berikut beberapa ukuran gear set motor Yamaha berdasarkan data yang tersedia:
Motor Yamaha | Gear Depan | Gear Belakang | Rantai |
Byson | 14T | 40T | 128L |
Force-1 | 14T | 49T | 100L |
Jupiter MX | 15T | 39T | 112L |
Jupiter MX New | 14T | 38T | 112L |
Jupiter Z | 15T | 36T | 104L |
Jupiter Z1 | 13T | 41T | 108L |
Jupiter Z New | 14T | 40T | 108L |
New Vixion | 14T | 43T | 120L |
R15 | 15T | 47T | 114L |
RX-King | 14T | 37T | 110L |
Scorpio | 15T | 44T | 118L |
Vega R New | 15T | 35T | 100L |
Vega ZR | 15T | 40T | 108L |
Vixion | 14T | 42T | 120L |
Catatan: ukuran dapat berbeda berdasarkan tahun, generasi, atau varian kendaraan. Beberapa sumber juga mencantumkan spesifikasi berbeda untuk model tertentu, sehingga sebaiknya cocokkan kembali dengan kode part atau spesifikasi motor Anda sebelum membeli.
Cara Membaca Ukuran Gear Motor Yamaha
Huruf T pada gear menunjukkan jumlah mata gigi atau teeth. Contohnya, gear depan 15T berarti memiliki 15 mata gigi, sedangkan gear belakang 40T memiliki 40 mata gigi.
Sementara itu, kode seperti 108L pada rantai menunjukkan jumlah link. Ukuran rantai juga harus sesuai dengan gear yang digunakan agar keduanya dapat bekerja dengan baik.
Cara Menghitung Rasio Gear Motor
Rasio final drive dapat dihitung dengan rumus sederhana:
Rasio = jumlah mata gear belakang ÷ jumlah mata gear depan
Sebagai contoh, Jupiter MX dengan gear 15T dan 39T memiliki rasio:
39 ÷ 15 = 2,60
Semakin besar angka rasio, umumnya karakter tarikan menjadi lebih kuat. Sebaliknya, rasio yang lebih rendah cenderung membuat karakter putaran lebih panjang.
Baca juga: CIRI-CIRI RANTAI KETENG KENDOR DAN TANDA PERLU DIGANTI
Pengaruh Ukuran Gear terhadap Akselerasi
Mengubah ukuran gear dapat mengubah karakter motor. Gear belakang yang lebih besar atau gear depan yang lebih kecil akan meningkatkan rasio final drive sehingga akselerasi cenderung lebih responsif.
Sebaliknya, gear belakang yang lebih kecil atau gear depan yang lebih besar menurunkan rasio. Namun, perubahan tersebut tidak otomatis membuat motor lebih cepat atau lebih bertenaga karena hasil akhirnya juga dipengaruhi tenaga mesin, bobot, ban, dan kondisi kendaraan.
Sesuaikan Tipe dan Spesifikasi
Motor Yamaha pada umumnya memiliki spesifikasi yang berbeda sesuai model dan sistem transmisinya. Motor bebek dan sport yang menggunakan rantai memiliki gear depan serta belakang, sedangkan motor matic seperti Mio, Fino, atau Soul GT tidak dan hanya menggunakan sistem CVT serta V-belt.
Oleh karena itu, jangan memilih gear hanya berdasarkan merek Yamaha. Pastikan tipe, tahun, generasi, dan spesifikasi motor sudah sesuai.
Rawat Motor Yamaha Anda dengan Servis yang Tepat
Daftar ukuran gear set motor Yamaha perlu disesuaikan dengan model dan spesifikasi kendaraan, termasuk gear depan, gear belakang, serta rantai. Jika motor mulai terasa kurang nyaman, tarikan berubah, atau Anda ingin memastikan kondisi komponen pemindah tenaga, servis motor yamaha di TJM Motozone bisa menjadi solusinya.
TJM Motozone menangani berbagai motor Yamaha, mulai dari NMAX, Aerox, XMAX, Lexi, R15, R25, MT-Series, hingga Mio dan Fino, dengan pemeriksaan yang disesuaikan kebutuhan motor. Booking servis motor Anda sekarang lalu kunjungi bengkel kami di Harapan Indah Bekasi untuk mendapatkan servis motor yang dapat menjaga performa dan kondisi motor tetap optimal.
