Background
← Kembali ke Blog

Apa Penyebab Motor Hilang Tenaga Saat Digas? Ini Jawaban dan Solusinya

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:4 Menit
Apa Penyebab Motor Hilang Tenaga Saat Digas? Ini Jawaban dan Solusinya

Motor terasa ngempos saat digas? Kenali penyebab motor hilang tenaga saat digas, mulai dari busi, filter udara, bahan bakar, hingga CVT.

Motor yang terasa berat saat digas, respons gas lambat, atau sulit berakselerasi biasanya menandakan ada bagian yang tidak bekerja optimal. Penyebab motor hilang tenaga saat digas bisa berasal dari sistem pembakaran, bahan bakar, udara, hingga komponen yang menyalurkan tenaga ke roda.

Karena satu gejala bisa disebabkan beberapa masalah, kami tidak menyarankan langsung mengganti komponen tertentu sebelum dilakukan pemeriksaan. Berikut beberapa penyebab yang paling umum.

Penyebab Motor Hilang Tenaga Saat Digas

2147779105
Apa Penyebab Motor Hilang Tenaga Saat Digas? Ini Jawaban dan Solusinya

1. Busi Bermasalah

Busi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang mesin. Jika busi kotor, aus, atau rusak, pembakaran bisa tidak sempurna sehingga tenaga motor berkurang.

Biasanya kondisi ini juga disertai gejala seperti brebet, mesin sulit dinyalakan, atau putaran mesin tidak stabil.

2. Filter Udara Kotor

Filter udara berfungsi menyaring kotoran sebelum udara masuk ke mesin. Jika terlalu kotor, aliran udara dapat terhambat dan membuat campuran udara serta bahan bakar tidak optimal.

Akibatnya, motor bisa terasa ngempos dan respons gas menjadi lebih lambat.

3. Suplai Bahan Bakar Terganggu

Karburator atau injektor yang kotor dapat mengganggu jumlah bahan bakar yang masuk ke mesin. Pada motor injeksi, throttle body yang kotor atau fuel pump yang mulai melemah juga dapat memengaruhi suplai bahan bakar.

Kondisi tersebut bisa membuat motor tersendat, sulit mencapai putaran tinggi, atau kehilangan tenaga ketika gas dibuka lebih dalam.

4. Sistem Pengapian Bermasalah

Selain busi, sistem pengapian melibatkan komponen seperti koil dan ECU atau CDI, tergantung jenis motor. Gangguan pada komponen tersebut dapat membuat percikan api tidak optimal sehingga pembakaran tidak menghasilkan tenaga seperti seharusnya.

5. Kompresi Mesin Menurun

Kompresi yang lemah membuat proses pembakaran di dalam mesin tidak optimal. Penyebabnya bisa berkaitan dengan ring piston, klep, gasket, atau komponen internal mesin yang sudah aus.

Biasanya masalah ini perlu pemeriksaan lebih lanjut karena tidak cukup diketahui hanya dari gejala motor yang terasa ngempos.

6. CVT Bermasalah pada Motor Matic

Pada motor matic, tenaga mesin diteruskan ke roda melalui CVT atau Continuously Variable Transmission. Komponen seperti V-belt, roller, dan kampas ganda yang aus atau kotor dapat membuat tenaga tidak tersalurkan dengan baik.

Salah satu cirinya, putaran mesin terasa tinggi tetapi akselerasi motor tidak sebanding.

7. Kopling Selip pada Motor Manual

Motor dengan transmisi manual juga dapat kehilangan tenaga akibat kopling yang mulai selip. Kondisi ini membuat tenaga dari mesin tidak tersalurkan secara maksimal ke roda.

Gejalanya sering terasa ketika rpm naik, tetapi kecepatan motor bertambah lebih lambat dari biasanya.

8. Oli Mesin Sudah Menurun Kondisinya

Oli membantu melumasi komponen mesin dan mengurangi gesekan. Jika oli sudah terlalu lama digunakan, volumenya kurang, atau kondisinya tidak sesuai, kerja mesin dapat menjadi lebih berat dan performanya menurun.

Baca juga: MENGENAL TORSI MOTOR DAN PENGARUHNYA TERHADAP TARIKAN SERTA PERFORMA SEPEDA MOTOR

Gejala Lain Saat Motor Mulai Kehilangan Tenaga

Motor tidak selalu hanya terasa kurang bertenaga. Perhatikan beberapa gejala lain seperti:

  • Motor brebet atau tersendat saat digas.

  • Sulit mencapai RPM tinggi.

  • Mesin terasa ngempos ketika akselerasi.

  • Konsumsi bahan bakar berubah menjadi lebih boros.

  • Mesin sulit dinyalakan.

  • Muncul suara mesin yang tidak normal.

  • Mesin terasa lebih cepat panas.

Gejala tersebut bisa saling berkaitan, tetapi bukan berarti selalu berasal dari komponen yang sama.

Baca juga: 5 CIRI-CIRI BUSI MOTOR HARUS DIGANTI, KENALI TANDA KERUSAKAN DAN PENYEBABNYA

Hal yang Perlu Diperiksa Saat Motor Tidak Bertenaga

Mulailah dengan memperhatikan kapan masalah muncul. Apakah tenaga berkurang sejak mesin dingin, setelah mesin panas, ketika menanjak, atau hanya saat gas dibuka dalam?

Anda juga bisa memeriksa hal sederhana seperti kondisi filter udara, jadwal penggantian oli, serta kondisi busi sesuai prosedur dan kemampuan Anda. Pada motor injeksi, perhatikan juga apakah terdapat indikator peringatan pada panel instrumen.

Jika pemeriksaan awal tidak menemukan penyebabnya, sebaiknya jangan membongkar injektor, fuel pump, CVT, kopling, atau komponen mesin tanpa alat dan keahlian yang sesuai.

Cek Loss Power Motor Secara Lebih Akurat

Jadi, penyebab motor hilang tenaga saat digas bisa berasal dari berbagai komponen, mulai dari busi, filter udara, suplai bahan bakar, sistem pengapian, hingga CVT atau kompresi mesin. Jika penyebabnya belum jelas, dyno test motor dapat membantu melihat tenaga dan torsi riil sekaligus mengidentifikasi RPM saat motor mulai mengalami brebet atau loss power.

Kalau Anda ingin mengetahui kondisi performa motor berdasarkan data, bukan sekadar feeling, Anda bisa melakukan dyno test motor di TJM Motozone Bekasi. Hubungi kami untuk booking dan kunjungi outlet TJM Motozone di Bekasi untuk pemeriksaan tenaga motor yang lebih terukur.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team