Background
← Kembali ke Blog

Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Benarkah Lebih Baik dari Angin Biasa?

DIPUBLIKASIKAN:
ESTIMASI BACA:5 Menit
Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Benarkah Lebih Baik dari Angin Biasa?

Bukan mitos, angin nitrogen untuk ban motor memang punya beberapa kelebihan dibanding angin biasa. Ini perbedaannya dan ketahui kapan nitrogen cocok digunakan untuk motor Anda.

Angin nitrogen untuk ban motor sering dianggap lebih baik daripada angin biasa karena diklaim mampu menjaga tekanan lebih stabil. Namun, nitrogen sebenarnya bukan keharusan untuk semua motor. Selama tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan dan rutin diperiksa, angin biasa juga tetap dapat digunakan dengan baik.

Lalu, apa perbedaan nitrogen dengan angin biasa dan kapan penggunaannya memang perlu dipertimbangkan? Berikut penjelasannya.

Baca juga: SERING TIDAK DISADARI, INI PENYEBAB DAN CARA MENGATASI BAN BOCOR HALUS PADA MOTOR

Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Apa Bedanya?

Nitrogen adalah gas yang dapat digunakan untuk mengisi ban motor, sama seperti udara biasa. Perbedaannya, nitrogen yang digunakan untuk pengisian ban memiliki kadar nitrogen lebih tinggi dan kandungan oksigen serta uap air yang lebih rendah.

Sementara itu, udara biasa yang digunakan untuk mengisi ban sebenarnya sudah mengandung sekitar 78% nitrogen. Selain nitrogen, terdapat oksigen dan sejumlah gas lainnya.

Kandungan uap air yang lebih rendah menjadi salah satu alasan nitrogen banyak digunakan pada ban kendaraan. Kondisi tersebut dapat membantu membuat perubahan tekanan akibat perubahan suhu menjadi lebih terkendali.

Perbedaan Nitrogen dan Angin Biasa untuk Ban Motor

control-tire-pressure-motorcycle
Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Benarkah Lebih Baik dari Angin Biasa?

Sumber: phillipimage (flickr)

Secara fungsi dasar, nitrogen dan angin biasa sama-sama digunakan untuk menjaga tekanan ban motor sesuai rekomendasi pabrikan. Perbedaannya terletak pada kandungan gas dan kelembapannya, karena nitrogen memiliki kadar nitrogen lebih tinggi serta kandungan uap air yang lebih rendah.

Angin atau udara biasa sendiri sudah mengandung sekitar 78% nitrogen dan 21% oksigen, sehingga tetap aman digunakan untuk mengisi ban selama tekanannya sesuai. Nitrogen dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin tekanan ban cenderung lebih stabil terhadap perubahan suhu, terutama saat motor sering digunakan untuk perjalanan jauh.

Meski begitu, penggunaan nitrogen bukan berarti Anda tidak perlu mengecek tekanan ban. Baik menggunakan nitrogen maupun udara biasa, tekanan tetap perlu diperiksa secara berkala agar sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Kelebihan Angin Nitrogen untuk Ban Motor

Ada beberapa kelebihan nitrogen yang dapat menjadi pertimbangan bagi pengendara.

1. Tekanan Ban Cenderung Lebih Stabil

Salah satu alasan utama menggunakan nitrogen adalah kemampuannya membantu menjaga tekanan ban lebih konsisten. Kandungan kelembapan yang rendah juga membuat perubahan tekanan akibat perubahan suhu dapat lebih terkendali.

Hal ini dapat terasa lebih relevan pada motor yang sering digunakan untuk perjalanan jauh atau touring.

2. Kandungan Uap Air Lebih Rendah

Berbeda dengan udara biasa, nitrogen untuk pengisian ban memiliki kandungan uap air yang sangat rendah. Kondisi ini dapat membantu mengurangi risiko oksidasi pada komponen bagian dalam ban dan pelek dalam penggunaan jangka panjang.

3. Membantu Menjaga Konsistensi Tekanan Saat Perjalanan Jauh

Motor yang digunakan untuk perjalanan jauh akan mengalami perubahan suhu dan kondisi berkendara yang lebih beragam. Tekanan yang lebih konsisten dapat membantu menjaga karakter handling ban tetap sesuai.

Meski begitu, nitrogen bukan berarti membuat ban tidak bisa kehilangan tekanan. Kebocoran akibat paku, pentil, atau kerusakan lainnya tetap dapat terjadi.

Baca juga: BALANCING BAN MOTOR, KAPAN PERLU DILAKUKAN DAN BAGAMANA PROSESNYA?

Angin Biasa vs Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Mana yang Lebih Baik?

Nitrogen memiliki beberapa karakteristik yang dapat memberikan manfaat, tetapi efeknya belum tentu terasa signifikan pada setiap penggunaan motor. Untuk motor yang sering digunakan touring atau menempuh perjalanan jauh, kestabilan tekanan bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Sementara itu, motor yang digunakan untuk berkendara jarak pendek sehari-hari tetap dapat menggunakan angin biasa selama tekanan ban dijaga sesuai rekomendasi pabrikan. Jadi, yang lebih penting bukan hanya memilih nitrogen atau angin biasa, tetapi memastikan tekanan ban selalu tepat dan diperiksa secara rutin.

Cara Mengisi dan Menjaga Tekanan Ban dengan Benar

Agar kondisi ban tetap optimal, Anda dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Cek tekanan secara rutin. Gunakan alat ukur yang sesuai dan lakukan pemeriksaan mengikuti rekomendasi pabrikan.

  2. Perhatikan kondisi ban. Periksa telapak, dinding ban, dan tanda-tanda kerusakan atau keausan yang tidak normal.

  3. Periksa pentil. Pentil yang bermasalah dapat menyebabkan tekanan berkurang meskipun ban menggunakan nitrogen.

  4. Isi sesuai rekomendasi. Jangan menambah atau mengurangi tekanan hanya karena menggunakan nitrogen.

  5. Segera periksa ban yang kehilangan tekanan. Ban yang sering kempis perlu dicari penyebabnya, bukan sekadar ditambah angin berulang kali.

Jika Anda memilih nitrogen, pengisian sebaiknya dilakukan di tempat yang memiliki peralatan dan prosedur pengisian yang sesuai.

Kapan Nitrogen Cocok untuk Ban Motor?

Nitrogen dapat dipertimbangkan jika motor Anda sering digunakan untuk touring, perjalanan jauh, atau aktivitas yang membutuhkan tekanan ban lebih konsisten. Sementara itu, udara biasa sudah memadai untuk banyak kebutuhan harian dan lebih praktis karena fasilitas pengisiannya mudah ditemukan.

Apa pun pilihan Anda, pastikan tekanan ban motor tetap sesuai rekomendasi pabrikan dan periksa kondisinya secara rutin. Pengecekan ini sebaiknya juga menjadi bagian dari perawatan motor secara keseluruhan agar kendaraan tetap nyaman dan siap digunakan.

Jaga Kondisi Ban dan Motor dengan Servis Motor Paket Fast Lane

Selain memperhatikan tekanan dan kondisi ban, servis rutin juga penting untuk menjaga komponen motor tetap bekerja dengan baik. Jika sudah waktunya servis, Anda bisa memanfaatkan servis motor Paket Fast Lane dari TJM Motozone yang mencakup penggantian oli mesin dan oli gardan/CVT, pembersihan filter udara, pengecekan kelistrikan ringan, reset ECU, serta benefit seperti gratis nitrogen dan oli tertentu, lengkap dengan garansi 1 minggu.

Untuk Anda yang ingin servis praktis dengan pengerjaan cepat, Paket Fast Lane tersedia untuk semua jenis motor dengan harga mulai Rp99.000. Booking paket servisnya sekarang dan kunjungi TJM Motozone di Harapan Indah, Bekasi agar motor tetap nyaman dan siap digunakan.

Langkah Selanjutnya

Butuh Penanganan yang Lebih Presisi?

Kalau keluhan motor Anda mirip dengan yang dibahas di artikel ini, lanjutkan dengan pengecekan langsung agar sumber masalahnya lebih jelas dan penanganannya tidak coba-coba.

MOTOZONE

© TJM Motozone Editorial Team

Angin Nitrogen untuk Ban Motor, Lebih Baik dari Angin Biasa?